Pernahkah kita merasa berdosa sudah menzalimi alam? Misalnya, kita menebang pohon untuk membangun rumah, mengeringkan danau untuk membangun tempat wisata, menebang hutan untuk mengambil kayunya yang sudah hidup beratus-ratus tahun tumbuh,  merusak terumbu karang, menangkap benih lobster, menutup tanah dengan semen, membuang sampah beracun atau sampah plastik ke tanah, sungai, laut dan masih banyak lagi daftar panjang ‘dosa’ kita pada alam.

 

Kepedulian Media Pada Isu Lingkungan

Media juga punya peran untuk turut mengkampanyekan pelestarian alam. Sejak awal didirikan, DAAI TV konsisten menayangkan konten pelestarian lingkungan. Program Bumiku Satu, adalah salahsatu program DAAI TV yang fokus pada tema-tema Lingkungan Hidup.

Selain dalam konten, DAAI TV juga melakukan aksi nyata untuk pelestarian lingkungan. Di hari Lingkungan Hidup Internasional, tanggal 5 Juni 2021 lalu, staf DAAI TV dan Yayasan Buddha Tzu Chi melakukan aksi tanam 600 bibit bakau di pesisir pantai Djumo Kemayungan, Serang, Banten.

Dwi Nur Oktaviani, staf DAAI TV yang mengikuti kegiatan ini mengungkapkan kebahagiaannya dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Biasanya kan kalau libur cuma tidur, tapi hari ini liburannya sangat bermanfaat. Berangkat pagi dari Jakarta untuk sampai lokasi harus melalui jalan becek, banyak sampah, berlumpur, sampai terpeleset. Petik bibit mangrove sampai menanamnya itu merupakan pengalaman berharga,” ujarnya.

Setelah selesai menanam bakau, para staf DAAI dan Yayasan Tzu Chi juga membersihkan sampah yang banyak terserak di pinggir pantai. Sampah-sampah ini membuat miris yang menyaksikan. Sampah plastik yang tak bisa diurai dalam ratusan tahun, sangat banyak terserak di bibir pantai. 


Yuk Balas Budi Pada Alam 

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membalas budi pada alam, yang bisa dimulai dari diri sendiri, diantaranya :

  1. Memilah sampah organik dan non-organik mulai dari rumah.
  2. Pisahkan sampah botol-botol plastik, kaleng minuman dan antarkan ke posko daur ulang di sekitarmu atau berikan ke pemulung. Saat ini ada banyak layanan jemput sampah botol plastik yang bisa mengambil langsung ke rumahmu.
  3. Mengurangi pemakaian plastik dengan membawa kantong belanja sendiri yang bisa digunakan kembali.
  4. Jangan buang baterai bekas langsung ke tanah, tapi pisahkan dan buang ke pos daur ulang sampah elektronik.
  5. Mulailah menanam pohon di sekitar rumahmu. Sisakan tanah untuk tanaman, jangan dikeramik semua.

    Yuk mulai lakukan hal kecil ini untuk mengurangi derita alam. At least, kita bisa bantu alam untuk mengurangi bebannya.